THE HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025

Authors

  • Abella Amanda Poltekkes Kemenkes Medan
  • Dodoh Khodijah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Betty Mangkuji3 Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Elizawarda Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan

Keywords:

Pengetahuan, Sikap, Pelayanan Kesehatan, Preeklamsia, Ibu Hamil

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Kabupaten Deli Serdang tahun 2025. Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan serius yang berkontribusi pada morbiditas dan mortalitas maternal. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui hubungan ketiga variabel tersebut dengan kejadian preeklamsia. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu hamil dengan risiko preeklamsia, dengan teknik pengambilan sampel total sampling melibatkan 45 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian dan Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik (68,9%) dan sikap negatif (75,6%) tentang preeklamsia. Selain itu, sebagian besar (66,7%) tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan. Ditemukan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,007), sikap (p=0,002), dan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p=0,009) dengan kejadian preeklamsia. Kesimpulan: Identifikasi ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi dan perubahan sikap serta optimalisasi pemanfaatan pelayanan antenatal sangat krusial dalam upaya pencegahan preeklamsia di Kabupaten Deli Serdang.

References

Basith, Z. A., & Prameswari, G. N. (2020). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. Higea JournalO Of Public Health Research And Development, 4(1), 52–63.

Cahyaningrum, I., , Lande, N., & Mawo, D. (2024). Monograf Pemanfaatan Layanan Kesehatan Primer Penderita Hipertensi. Unitri Prees Anggota IKAPI.

Fahmi, S. (2023). Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Kiarapandak Tahun 2021. Indonesian Scholar Journal of Medical and Health Science, 2(05), 657–663. https://dohara.or.id/index.php/hsk/article/view/227

Kementrian Kesehatan. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang SPM Bidang Kesehatan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

Kementrian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.

Ningsih, F. (2020). Kepatuhan Antenatal Care Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kayon Kota Palangkaraya. Jurnal Surya Medika, 6(1), 96–100. https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1624

Rana, S., Lemoine, E., Granger, J., & Karumanchi, S. A. (2019). Preeclampsia: Pathophysiology, Challenges, and Perspectives. Circulation Research, 124(7), 1094–1112. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.313276

Sagita W. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil di RSUD C Tahun 2014. Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima, 2(2), 180–189.

Sofia, S., . H., & Nuzula, F. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pencegahan Preeklamsia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 8(2), 130–140. https://doi.org/10.55500/jikr.v8i2.141

Sugiyono, D. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta (Issue January).

Wibowo, N., Irwanda, R., Frisdiantiny, E., & Karkata, M. (2016). PNPK Diagnosis dan Tatalaksana Preeklampsia. 1–48.

Downloads

Published

2026-10-15