THE HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Pelayanan Kesehatan, Preeklamsia, Ibu HamilAbstract
Latar Belakang: Penelitian ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Kabupaten Deli Serdang tahun 2025. Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan serius yang berkontribusi pada morbiditas dan mortalitas maternal. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui hubungan ketiga variabel tersebut dengan kejadian preeklamsia. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei analitik cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh ibu hamil dengan risiko preeklamsia, dengan teknik pengambilan sampel total sampling melibatkan 45 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian dan Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang kurang baik (68,9%) dan sikap negatif (75,6%) tentang preeklamsia. Selain itu, sebagian besar (66,7%) tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan. Ditemukan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,007), sikap (p=0,002), dan pemanfaatan pelayanan kesehatan (p=0,009) dengan kejadian preeklamsia. Kesimpulan: Identifikasi ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi dan perubahan sikap serta optimalisasi pemanfaatan pelayanan antenatal sangat krusial dalam upaya pencegahan preeklamsia di Kabupaten Deli Serdang.
References
Basith, Z. A., & Prameswari, G. N. (2020). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. Higea JournalO Of Public Health Research And Development, 4(1), 52–63.
Cahyaningrum, I., , Lande, N., & Mawo, D. (2024). Monograf Pemanfaatan Layanan Kesehatan Primer Penderita Hipertensi. Unitri Prees Anggota IKAPI.
Fahmi, S. (2023). Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Kiarapandak Tahun 2021. Indonesian Scholar Journal of Medical and Health Science, 2(05), 657–663. https://dohara.or.id/index.php/hsk/article/view/227
Kementrian Kesehatan. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang SPM Bidang Kesehatan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.
Kementrian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.
Ningsih, F. (2020). Kepatuhan Antenatal Care Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kayon Kota Palangkaraya. Jurnal Surya Medika, 6(1), 96–100. https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1624
Rana, S., Lemoine, E., Granger, J., & Karumanchi, S. A. (2019). Preeclampsia: Pathophysiology, Challenges, and Perspectives. Circulation Research, 124(7), 1094–1112. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.313276
Sagita W. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil di RSUD C Tahun 2014. Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima, 2(2), 180–189.
Sofia, S., . H., & Nuzula, F. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pencegahan Preeklamsia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 8(2), 130–140. https://doi.org/10.55500/jikr.v8i2.141
Sugiyono, D. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta (Issue January).
Wibowo, N., Irwanda, R., Frisdiantiny, E., & Karkata, M. (2016). PNPK Diagnosis dan Tatalaksana Preeklampsia. 1–48.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abella Amanda, Dodoh Khodijah, Betty Mangkuji3, Elizawarda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).

