HUBUNGAN UMUR DAN PENDIDIKAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BANDAR KHALIPAH TAHUN 2025
Keywords:
Umur, Pendidikan, Tanda Bahaya KehamilanAbstract
Latar Belakang: Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang dapat mengindikasikan adanya bahaya selama kehamilan, yang apabila tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu dan janin. Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan memiliki peranan penting dalam mendeteksi tanda bahaya kehamilan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan umur dan pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan di Puskesmas Bandar Khalipah 2025. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan metode cross sectional study. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 50 orang ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Bandar Khalipah Tahun 2025. Sampel dalam penelitian ini menggunakan tabel rumus Isaac dan Michael untuk menentukan sampel maka didapatkan 44 orang dengan ketarafan 5%. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian/Diskusi: Hasil menunjukkan bahwa 86,4% ibu hamil berumur 21-25 tahun 9,1% berumur > 35 tahun dan 4,5% berumur < 20 tahun. Sebanyak 59,1% ibu hamil berpendidikan SMA/SMK 20,5% berpendidikan SD/SMP dan 20,5% berpendidikan Diploma/Sarjana. Kesimpulan: Uji statistik menunjukkan p-value 0,092 (p > 0,05) yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara umur dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Uji statistik menunjukkan p-value 0,035 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan signifikan antara pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda tanda bahaya kehamilan.
References
Fatimah, S., & Nuryaningsih, E. (2018). Fisiologi Kehamilan. Yogyakarta: Deepublish.
Norfitri, R., Zubaidah, & Hayani, R. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care. 31–36
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Kusmintarti, R., dkk. (2022). Tanda bahaya kehamilan dan upaya deteksi dini. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 1–9.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Batubara, A., dkk. (2023). Hubungan umur dan pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(2), 112–120.
Heryanti, D., & Mahesa, A. (2022). Hubungan pendidikan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Jurnal Bidan Sehat, 8(1), 44–51.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Sutopo (ed.)). Jakarta: Alfabeta.
Rangkuti, M., & Harahap, D. (2020). Hubungan usia ibu hamil dengan risiko kehamilan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), 201–210.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nola Andaria, Samsider Sitorus, Suryani, Lestari Rahmah, Suswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).

