PENGARUH BUERGER ALLEN EXERCISE TERHADAP SIRKULASI EKSTREMITAS BAWAH DENGAN ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM DI KLINIK RUMAT
Keywords:
Buerger Allen Exercise, Ankle Brachial Index, Diabetes Melitus, Ulkus DiabetikumAbstract
Latar Belakang : Ulkus Diabetikum merupakan komplikasi Diabetes Mellitus yang merupakan kondisi luka yang kronik berada di daerah bawah pergelangan kaki, yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah vena dan arteri yang dapat menjadikan peningkatan morbiditas dan mortalitas pada penderita Diabetes Mellitus. Penderita Diabetes Mellitus dengan luka kaki diabetik di Indonesia berkisar sekitar 15%. Buerger allen exercise adalah terapi modalitas dengan gerakan postural aktif, Buerger allen exercise dapat memperbaiki sirkulasi perifer melalui mekanisme peningkatan perfusi dengan vasodilatasi pembuluh darah sehingga mempercepat penyembuhan luka.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buerger allen exercise terhadap sirkulasi ekstremitas bawah dengan ankle brachial index pada pasien diabetes melitus dengan ulkus diabetikum di klinik RUMAT.
Metode : Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dan desain pre-experimental dengan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling dengan sampel yang berjumlah 30 responden. Uji statistik yang digunakan yaitu menggunakan uji Paired Samples T-Test.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata ABI sebelum 0,84 dan sesudah 0,95 diberikan intervensi buerger allen exercise. Hasil nilai uji statistik diperoleh nilai p-value 0.000 (< 0.05), yang berarti ada pengaruh buerger allen exercise terhadap sirkulasi ekstremitas bawah dengan ankle brachial index pada pasien diabetes melitus dengan ulkus diabetikum di klinik RUMAT.
Kesimpulan : Buerger allen exercise dapat digunakan sebagai salah satu terapi non farmakologis untuk membantu proses penyembuhan ulkus diabetikum, Buerger allen exercise efektif untuk meningkatkan sirkulasi ulkus diabetikum karena perubahan posisi dan gaya gravitasi membantu mengosongkan dan mengisi kolom darah, sedangkan kontraksi muskulus gastrocnemius sebagai muscle pump mengaktivasi pembuluh darah vena dan arteri untuk membuka jalur sirkulasi collateral lokal.
Kata Kunci : Buerger Allen Exercise, Ankle Brachial Index, Diabetes Melitus, Ulkus Diabetikum
References
Alfaqih, M. R., Kusnanto, K., & Padoli, P. (2020). Systematic Review A Systematic Review: The Experience Of Patient With Diabetic Foot Ulcers. Jurnal Ners, 15(2), 120–128. Https://Doi.Org/10.20473/Jn.V15i2.18995
American Diabetes Association. (2023). Standards of medical care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Supplement_1), S1–S291. https://doi.org/10.2337/dc23-Sint
Amiruddin, R. (2023). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular Kualitas Keperawatan dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Asmadi, A., Putri, R. A., & Hidayati, N. (2020). Hubungan antara lama luka dengan penyembuhan ulkus kaki diabetikum. Jurnal Ilmu Keperawatan Klinis, 5(2), 45–51.
Ayu, N. M. D., Supono, & Rahmawati, I. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Stikes Cendekia Utama Kudus, 11(2), 117–125. Htpp://Jurnal.Stikescendekiautamakudus.Ac.Id
Damayanti, S. (2022). Diabetes Mellitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Dinas Kesehatan Kota Medan. (2023). Data Dinas Kesehatan Kota Medan jumlah penderita Diabetes mellitus
Donny Richard Mataputun, Dewi Prabawati, D. H. T. (2020). Efektivitas Buerger Allen exercise dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Nilai Ankle Brachial Index dan Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia; The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(2), 165. https://doi.org/10.1088/1758-5090/abb063
Ekaputra, E. (2018). Evolusi Manajemen Luka. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Fitriani, & Suprayitno, E. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Ulkus Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Hariati. Sri, I. Daniel, S. Dwi, A. Zahri, D, et al., (2023). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Endokrin. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi.
Hasina, S. N., Shodiq, M., Ikwan, M., Putri, R. A., Noventi, I., & Masithah, D. (2022). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terapi Buerger Allen Exercise Terhadap Pengetahuan Penderita Diabetes Mellitus dalam Upaya Menurunkan Resiko Gangguan Perfusi Jaringan Perifer. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(4), 871-876.
Hassan, S & Mehani, M. (2022). Comparison Between Two Vascular Rehabilitation Training Program for Patient with Intermittent Claudication as a Result of Diabetic Atherosclerosis. International. Journal Faculty of Physical Therapy, Cairo., 1(17), 7–16.
Hidayat, A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Jakarta Selatan: Salemba Medika.
Jalilian, M., Sarbarzeh, P. A., & Oubari, S. (2020). Factors Related To Severity Of Diabetic Foot Ulcer: A Systematic Review. Diabetes, Metabolic Syndrome And Obesity: Targets And Therapy, 13, 1835–1842. Https://Doi.Org/10.2147/Dmso.S256243
Janice, L. H., & Kerry, H. C. (2019). Brunner & Suddarth Text book of Medical-Surgical Nursing: Vol. (14) 12 Ed.
Jannaim, Ridha Dharmajaya, A. (2019). Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Sirkulasi Ektremitas Bawah Pada Pasien Luka Kaki Diabetik. In Jurnal Keperawatan Indonesia (Vol. 21, Issue 2). https://doi.org/10.7454/jki.v21i2.652
Kemenkes RI. Infodatin (2020) Diabetes Melitus Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kindang, I. W., Suaib, S., & Fardiansyah, M. (2023). Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Sirkulasi Ekstermitas Bawah Pada Pasien Luka Kaki Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Ners, 7(1), 657–662. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13934
Kolimi, P., Narala, S., Nyavanandi, D., Youssef, A. A. A., & Dudhipala, N. (2022). Innovative Treatment Strategies To Accelerate Wound Healing: Trajectory And Recent Advancements. In Cells (Vol. 11, Issue 15). Mdpi. Https://Doi.Org/10.3390/Cells11152439
Kurnia Harli, Irna Megawati, Yulianti, J. Y. (2023). efektifitas Bueurgr Allen Exercise Terhadap Sensitivitas Kaki Pasien DM Tipe II. keperawatan, 15, 81–90.
Lestari, A. R., Pratiwi, Y., & Hidayah, N. (2021). Hubungan pekerjaan dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 7(1), 25–31.
Maria, I. (2021). Asuhan Keperawatan Diabetes Mellitus dan Asuhan Keperawatan Stroke. Yogyakarta: Deepublish.
Masithoh, R. F., Ropi, H., & Kurniawan, T. (2019). Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rs Tk Ii Dr. Soedjono Magelang. Journal Of Holistic Nursing Science, 3(2), 26–37.
Nadrati, B., Hadi, M., & Rayasari, F. (2020). Pengaruh Buerger Allen Exercise terhadap sirkulasi ekstremitas bawah bagi penyandang diabetes melitus. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(2), 248-256. https://doi.org/10.33024/hjk.v14i2.2742
Najihah, N. (2020). Infeksi Luka Kaki Diabetik dan Faktor Resikonya: Literature Review. JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 9(02), 179-185.
Ningsih, A., & Herlina, D. (2022). Hubungan tingkat pendidikan dengan kejadian ulkus diabetikum pada pasien DM tipe 2. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 45–52.
Nursalam, N., Efendi, F., & Mardiyah, A. A. (2020). Pengaruh Buerger Allen Exercise terhadap perfusi perifer pada pasien diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(1), 35–42.
Padila. (2018). Buku Ajar: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.
Pangribowo, S. (2020). Cegah, Cegah dan Cegah Penyakit Tidak Menular. Kementerian Kesehatan RI-Pusat Data Dan Informasi, 1–6.
Parkin, T. (2019). Activ Ankle Brachial Index (ABI) pada DM Tipe II. Poltekkes Kemenkes Semarang.
Puspitasari, R., & Hartanti, D. (2021). Hubungan nilai ankle brachial index dengan derajat ulkus kaki diabetikum. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 9(2), 87–94.
Putri, D. A., Sari, N. P., & Hartanti, D. (2021). Hubungan usia dan lama menderita DM dengan kejadian ulkus diabetikum. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 9(1), 10–16.
Rahmaningsih, B. Y., Hidayat, N., & Mahmuda, I. N. N. (2019). Hubungan Antara Nilai Ankle Brachial Index Dengan Kejadian Diabetic Foot Ulcer Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rsud Dr. Moewardi Surakarta. 19.
Rohmah, S. (2019). “Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan Luka Kaki Diabetik pada Pasien Diabetes”. Midwifery Journal of Galuh University Volume 1. Ciamis: Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas galuh Ciamis.
Salam, A. Y., & Laili, N. (2020). Efek Buerger Allen Exercise terhadap Perubahan Nilai ABI (Ankle Brachial Index) Pasien Diabetes Tipe II. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 3(2), 64-70.
Santosa, A., & Listiono, D. (2021). Prediksi Score Ankle Brachial Index (Abi) Ditinjau Dari Tanda Gejala Peripheral Arterial Disease (Pad). MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan, 15(2), 118–128. http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/medisains/article/view/1649
Saputri, R. D. (2020). Komplikasi Sistemik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 230-236.
Sari, Y. (2019). Perawatan Luka Diabetes; Berdasarkan Konsep Manajemen Luka Modern dan Penelitian Terkini. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Setiawan, H., & Handayani, N. (2021). Faktor yang memengaruhi keterlambatan penanganan luka kaki diabetik. Jurnal Keperawatan Komunitas, 4(2), 22–28.
Sihombing, M. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Hipertensi pada Penduduk Indonesia yang Menderita Diabetes Melitus (Data Riskesdas 2018). Buletin Penelitian Kesehatan, 45(1), 53–64. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i1.5730.53-64
Soegondo., S. (2019). Hidup Secara Mandiri Dengan Diabetes Mellitus Kencing Manis Sakit Gula, Jakarta. FKUI, 4, 143–151.
Soyoye, D. O. (2020). Prevalence and Correlates of Peripheral Arterial Disease in Nigerians with Type 2 Diabetes. Advances in Medicine,, 6-11.
Tandra, H. (2017). Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui Tentang Diabetes. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Tholib, A. (2018). Buku Pintar Perawatan Luka Diabetes Mellitus. Jakarta: Salemba Medika.
Turan, Y., Ertugrul, B.M., Lipsky, B. A., & Bayraktar, K. (2015). Does Phisical Therapy and Rehabilitation Improve Outcome for Diabetic Foot Ulcers. World J Experimental Med, 5(2), 130–139.
Vijayaraghavan., k. (2019). Treatment of dyslipidemia in patients with type 2 diabetes. Lipid in Health and Disease. 9, 144.
Wahyuni, K. (2020). Diabetes Mellitus. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing.
Williams, W., & Wilkins, W. (2019). Ankle Brachial Index: Quick Reference Guide for Clinicans. Journals Wound Ostomy Continence Nurse, 39(2S), S2, s21–s29.
Wiwi Dwi Putri. (2020). Modul Buerger Allen Exercise dan Sensitivitas Kaki Pasien Diabetes Melitus. Stikes Tanawali Persada Takalar, 1–18.
Yammar, Ery Wardaningsih, Dian Fahmi Utami, Barangkau, Nirmawati Darwis, F. (2024). Terapi Buerger Allen Exercise untuk Perbaikan Sirkulasi Darah Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes 15(3), 15–20.
