UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT BUAH SALAK (Salacca zalacca) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa

Authors

  • Suryani Situmeang Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Elfina Alfionita Br Sembiring Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Sri Widia Ningsih Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan

Keywords:

Kulit buah salak, Uji daya hamba, Pseudomonas aeruginosa

Abstract

Penyakit infeksi merupakan penyakit yang diakibatkan oleh mikroorganisme sebagai respon tubuh akibat stimulasi dan sistem pertahanan tubuh. Antibiotik merupakan obat untuk mengatasi infeksi tersebut, namun banyaknya masalah resistensi antibiotik yang merupakan konsekuensi dari penggunaan antibiotik yang keliru dan perkembangan dari mikroorganisme. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan ide baru untuk membuat antibakteri dari bahan alami. Salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai antimikroba adalah salak.

Buah salak merupakan tanaman yang memiliki beragam manfaat bagi manusia, tidak hanya daging buahnya tetapi juga kulitnya. Kulit buah salak (Salacca zalacca) mengandung senyawa aktif berupa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan fenol yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak kulit salak (Salacca zalacca) dengan menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Kosensentrasi ekstrak yang digunakan digunakan yaitu 75%, 80%, 85% dan 90%. Kontrol positif yang digunakan adalah tetracycline, sementara kontrol negatif menggunakan aquadest steril, dan uji aktivitas salak mampu menghambat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa dengan diameter zona hambat rata-rata 5,8 mm (75%), 6,5 mm (80%), 7,5 mm (85%) dan 8,9 mm (90%), dimana semakin tinggi konsentrasi maka semakin besar zona hambar yang dihasilkan.

References

Agustin E, Sukma Chandraini I. INDONESIAN JOURNAL PHARMACEUTICAL AND HERBAL MEDICINE (IJPHM) PENGAMATAN ZONA HAMBAT BAKTERI Salmonella typhi TERHADAP BIJI BUAH SALAK BANGKALAN (Salacca zalacca). 2021;1(1).

Effendi MC, Ayun AFQ, Putri A, Kurniawan DD, Salsabila DA, Malihahsisna FT. The potential active compounds of Jatropha multifida Linn. as an anti-COVID-19 mouthwash: In silico study. Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi)

Downloads

Published

2026-02-28